Carabao Billiards Official Website

Reyes Cup 2026 Matchday 1: Team Asia Sempat Unggul 2-0, Rest of the World Bangkit dan Paksa Skor 2-2

Persaingan Roobet Reyes Cup 2026 langsung menghadirkan pertandingan sengit pada hari pertama. Team Asia yang berstatus juara bertahan sempat membuka keunggulan 2-0 atas Team Rest of the World, sebelum dua kemenangan beruntun dari kubu dunia membuat skor kembali imbang 2-2 di penghujung Matchday 1.

Digelar di Makati Coliseum, Manila, Filipina, Kamis (15/10), Matchday 1 mempertemukan dua tim yang membawa misi berbeda. Team Asia mengincar gelar ketiga secara beruntun, sementara Team Rest of the World berusaha menghentikan dominasi Asia setelah gagal menjadi juara dalam dua edisi sebelumnya.

Team Asia buka hari dengan kemenangan 5-3

Pertandingan pembuka mempertemukan seluruh anggota kedua tim dalam format team match. Team Asia langsung menunjukkan perlawanan sengit dan akhirnya mengamankan kemenangan 5-3. Salah satu momen penting datang dari Albert Januarta. Pemain berusia 17 tahun tersebut mencetak golden break yang membawa Team Asia mendekati kemenangan pada pertandingan pembuka.

Albert sebelumnya juga terlibat dalam salah satu duel penting menghadapi Joshua Filler. Dalam pertandingan tersebut, Filler sempat menyamakan kedudukan setelah melewati pertarungan safety dengan Albert. Namun, Team Asia mampu kembali mengambil kendali hingga menutup laga 5-3.

Biado dan Capito bawa Asia unggul 2-0

Momentum Team Asia berlanjut pada pertandingan kedua. Carlo Biado dan Robbie Capito tampil sebagai pasangan dan mengalahkan Joshua Filler dan Aleksa Pečelj dengan skor meyakinkan 5-1.

Biado dan Capito langsung mengambil dua rack pertama. Setelah Team Rest of the World sempat memperkecil jarak menjadi 2-1, pasangan Filipina tersebut kembali menemukan ritmenya dan memenangkan tiga rack berikutnya untuk mengamankan poin kedua bagi Team Asia. Capito menilai kemenangan tersebut menjadi modal penting, terutama setelah Team Asia datang dengan label underdog.

“Orang-orang mengatakan kami adalah underdog sebelum turnamen ini. Kami masih harus terus berjuang, tetapi mereka juga harus mengeluarkan permainan terbaik jika ingin mengalahkan kami. Saya beruntung bisa bermain bersama Carlo, serta Django sebagai kapten. Keduanya sudah membuktikan diri di panggung ini, jadi mereka tahu apa yang dibutuhkan untuk menang.” — Robbie Capito

 

Dengan hasil tersebut, Team Asia berada dalam posisi unggul 2-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari dua pertandingan tersisa untuk mengakhiri hari dengan keunggulan.

Sánchez Ruiz hidupkan kembali Team Rest of the World

Namun, Team Rest of the World belum menyerah. Francisco Sánchez Ruiz menjadi pemain yang mengubah momentum. Menghadapi Duong Quoc Hoang, Sánchez Ruiz tampil efektif dan mengamankan kemenangan 5-1. Duong sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada rack kedua, tetapi Sánchez Ruiz kembali unggul setelah break-and-run pada rack berikutnya. Kesalahan pada beberapa momen penting kemudian dimanfaatkan pemain Spanyol tersebut untuk memperlebar keunggulan hingga akhirnya menutup pertandingan 5-1. Sánchez Ruiz menyebut kemenangan tersebut sangat penting bagi timnya.

“Itu kemenangan yang penting, kemenangan yang memang kami butuhkan. Duong adalah pemain yang tangguh, jadi saya tahu pertandingan ini akan sulit. Namun, kemenangan tersebut memberikan tekanan kepada Team Asia. Kami dan seluruh tim sudah siap untuk memberikan permainan terbaik sepanjang pekan ini.” — Francisco Sánchez Ruiz

Kemenangan tersebut membuat Team Rest of the World memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Debut di Reyes Cup, Shane Van Boening dan Albert Januarta Saling Berhadapan di Laga Terakhir Macthday Pertama

Pertandingan terakhir menjadi penentu hasil Matchday 1 sekaligus menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. AJ Manas dan Albert Januarta menghadapi pasangan Amerika Serikat, Fedor Gorst dan Shane Van Boening. Dua pemain berpengalaman dari Team Rest of the World langsung mengambil kendali pertandingan. Gorst dan Van Boening memenangkan empat rack pertama untuk membuka keunggulan 4-0. Manas dan Albert kemudian mendapatkan satu poin untuk memperkecil jarak. Namun, kesalahan pada rack berikutnya memberikan kesempatan kepada pasangan Amerika Serikat untuk menutup pertandingan dengan skor 5-1.

Hasil tersebut sekaligus membuat Team Asia dan Team Rest of the World sama-sama mengantongi dua poin setelah Matchday 1.

Bagi Albert, laga ini menjadi bagian dari pengalaman pertamanya di Reyes Cup setelah sebelumnya menjadi pemain termuda yang pernah memperkuat Team Asia dalam sejarah turnamen.
Fedor Gorst menilai pengalaman menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pertandingan tersebut.

“Saya pikir pengalaman memainkan peran besar. Kami memenangkan semua rack yang berlangsung ketat, dan pada akhirnya pertandingan ditentukan oleh hal tersebut. Mereka masih muda, sementara Shane dan saya memiliki banyak pengalaman dari Mosconi Cup. Ini kemenangan penting dan kami bermain dengan cerdas.” — Fedor Gorst


Perjalanan Menuju Gelar Berlanjut

Hasil 2-2 membuat Matchday 1 Reyes Cup 2026 berakhir tanpa pemenang mutlak. Team Asia sempat berada dalam posisi kuat setelah memenangkan dua pertandingan pertama, tetapi Team Rest of the World berhasil merespons melalui Sánchez Ruiz dan pasangan Gorst–Van Boening. Bagi Team Asia, dua poin pada hari pertama menjadi modal untuk melanjutkan perjuangan mempertahankan trofi. Sementara bagi Team Rest of the World, comeback tersebut menjadi momentum penting setelah sempat tertinggal dua poin. Dengan format Reyes Cup yang mempertemukan kedua tim dalam rangkaian pertandingan menuju 11 poin, persaingan masih terbuka lebar. Matchday berikutnya akan kembali mempertemukan para pemain terbaik dari kedua kubu di Makati Coliseum.

more news

© 2023 - Carabao Official Website