Perjalanan Albert Januarta dan Irsal Nasution di 2026 ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship berakhir dengan sebuah pencapaian bersejarah. Pasangan Indonesia tersebut sukses menembus semifinal dan membawa pulang medali perunggu dari kejuaraan dunia yang berlangsung di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua.
Langkah Albert dan Irsal menuju empat besar menjadi catatan penting bagi biliar Indonesia. Keduanya tercatat sebagai pasangan Indonesia pertama yang berhasil mencapai semifinal WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship.
Perjalanan menuju semifinal pun tidak mudah. Albert dan Irsal harus melewati sejumlah pasangan kuat dari negara-negara dengan tradisi panjang di dunia pool. Dalam perjalanan mereka, pasangan Indonesia berhasil menyingkirkan wakil Jerman, Joshua Filler dan Moritz Neuhausen, sebelum kembali mengatasi pasangan Amerika Serikat, Shane Van Boening dan Skyler Woodward.
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena diraih di hadapan publik sendiri. Sebagai tuan rumah, Indonesia bukan hanya menjadi bagian dari penyelenggaraan kejuaraan dunia, tetapi juga mampu menempatkan wakilnya di jajaran empat besar.
Perjuangan Hingga Rubber Set
Pada babak semifinal, Albert dan Irsal berhadapan dengan pasangan Filipina Carlo Biado dan Albert James “AJ” Manas. Pertandingan berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui rubber set.
Albert dan Irsal sempat berada di atas angin setelah memimpin pertandingan 2–1. Namun, pasangan Filipina mampu membalikkan keadaan dan merebut dua set berikutnya untuk mengamankan kemenangan 3–2 sekaligus tiket ke final.
Meski gagal melangkah ke partai puncak, perjalanan Albert dan Irsal tetap berbuah medali perunggu. Hasil akhir turnamen menempatkan Indonesia bersama Polandia sebagai peraih medali perunggu, sementara Filipina menjadi runner-up dan Spanyol keluar sebagai juara dunia.

Bagi Carabao Pro Team, pencapaian Albert menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan atlet menuju level kompetisi tertinggi. Albert yang selama ini mendapatkan dukungan dan kesempatan berkembang melalui berbagai kompetisi kini mampu menunjukkan kualitasnya di salah satu panggung terbesar dunia.
Lebih dari sekadar hasil akhir, penampilan Albert bersama Irsal menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu berdiri sejajar dan memberikan perlawanan kepada pemain-pemain elite dunia.
Dan semua itu terjadi di depan publik Indonesia sendiri, di Bali.