Perjalanan Albert “The Giant Killer” Januarta menuju salah satu panggung terbesar nineball dunia memasuki tahap berikutnya. Atlet Carabao Pro Team tersebut telah berangkat menuju Filipina untuk mempersiapkan debutnya bersama Team Asia di 2026 Roobet Reyes Cup.
Keberangkatan Albert kali ini juga mendapat dukungan langsung dari orang-orang terdekatnya. Keluarga Albert turut mendampingi perjalanan tersebut, sementara Hendra Kurniawan, CEO & Founder Carabao Group, bersama istrinya, ikut berangkat ke Filipina untuk memberikan dukungan langsung kepada sang atlet muda. Mereka bertolak dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada tanggal 13 Oktober 2026. Momen tersebut dibagikan Hendra Carabao melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Hendra menyampaikan bahwa dirinya berangkat ke Filipina untuk menemani The Giant Killer yang akan berlaga bersama Team Asia di Reyes Cup.
Bagi Hendra, kesempatan Albert tampil di ajang tersebut bukan sekadar perjalanan seorang atlet menuju sebuah turnamen. Ada kebanggaan tersendiri ketika atlet Indonesia mendapatkan kesempatan berdiri di antara para pemain elite dunia.
“Suatu kebanggaan untuk Indonesia mendapatkan kesempatan berada di panggung bergengsi bersama para juara dunia,” tulis Hendra dalam unggahannya. Hendra juga meminta doa dan dukungan masyarakat Indonesia untuk Albert, Biliar Indonesia, serta Team Asia yang akan menghadapi Team Rest of the World.
Berangkat membawa nama Indonesia
Keberangkatan ke Filipina menjadi bagian dari perjalanan besar Albert yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang dari level junior menuju persaingan profesional. World Nineball Tour secara resmi mengumumkan Albert sebagai Captain’s Pick terakhir kapten Team Asia, Francisco “Django” Bustamante, untuk melengkapi skuad Reyes Cup 2026. Pengumuman tersebut sekaligus mengonfirmasi debut Albert di Reyes Cup. Di usia 17 tahun, Albert juga tercatat sebagai pemain termuda yang pernah memperkuat Team Asia di Reyes Cup. Ia akan bergabung dengan Carlo Biado, Robbie Capito, AJ Manas, dan Duong Quoc Hoang di bawah kepemimpinan Bustamante. Kesempatan ini menjadi semakin penting karena Albert tidak datang hanya sebagai pemain muda yang mendapatkan pengalaman. Ia akan membawa nama Indonesia ke dalam tim yang berisi sejumlah pemain terbaik Asia. Albert sendiri menyambut kesempatan tersebut dengan antusias. Dalam pernyataan kepada WNT, ia mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan tampil di panggung sebesar Reyes Cup dan mewakili Indonesia sambil berbagi meja dengan sejumlah pemain terbaik dunia.

Dukungan dari keluarga hingga Carabao
Di balik persiapan menuju pertandingan, keberadaan keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan Albert. Kali ini, Albert berangkat dengan dukungan langsung keluarga, sementara Hendra Kurniawan bersama istrinya turut hadir di Filipina. Kehadiran mereka memberikan gambaran bahwa perjalanan seorang atlet muda ke panggung internasional tidak hanya dibangun dari latihan dan pertandingan, tetapi juga dari dukungan orang-orang yang berada di belakangnya. Bagi Carabao, perjalanan Albert menuju Reyes Cup juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang telah berlangsung sejak dirinya masih berada di level junior. Hendra sebelumnya menekankan bahwa pembinaan atlet membutuhkan proses: memberikan kesempatan bertanding, mempertemukan atlet dengan lawan yang lebih kuat, belajar dari pengalaman, kemudian terus berkembang. Kini, proses tersebut membawa Albert ke sebuah kesempatan yang jauh lebih besar. Dari turnamen junior, menuju persaingan profesional, hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Team Asia di Reyes Cup.
Team Asia memburu three-peat
Reyes Cup 2026 akan berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Makati Coliseum, Makati, Filipina. Ini merupakan edisi ketiga Reyes Cup, dengan Team Asia datang sebagai juara pada dua edisi sebelumnya dan mengincar kemenangan ketiga secara beruntun atau three-peat. Format Reyes Cup mempertemukan Team Asia dan Team Rest of the World dalam kompetisi beregu yang menguji kemampuan individual sekaligus kerja sama tim. Bagi Albert, ini akan menjadi pengalaman yang berbeda dari turnamen individu. Ia tidak hanya akan berjuang atas namanya sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan Team Asia dalam mempertahankan trofi Reyes Cup.
Dan kali ini, ada satu nama dari Indonesia di dalamnya.
