Perjalanan Carabao Pro Team di ajang 2026 Asian Pool Championship resmi berakhir dengan hasil yang menunjukkan daya saing atlet Indonesia di tingkat Asia. Albert “The Giant Killer” Januarta berhasil melangkah hingga babak Perempat Final (Quarterfinalist), sementara Johann “Bad Koi” Chua mengakhiri turnamen di babak 16 besar (Top 16) setelah bersaing menghadapi para pemain terbaik Asia.

Albert tampil konsisten sejak babak awal dan berhasil menembus delapan besar turnamen. Langkahnya terhenti di babak perempat final usai menjalani pertandingan ketat dan harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor tipis 7-9. Meski belum berhasil melangkah ke semifinal, pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen internasional berikutnya.
Sementara itu, Johann Chua kembali menunjukkan konsistensinya di level internasional dengan finis di Top 16. Menghadapi persaingan yang sangat kompetitif, Johann mampu mempertahankan performa hingga babak akhir sebelum perjalanannya terhenti.
Founder Carabao Billiards Indonesia, Hendra Kurniawan, menilai hasil ini menjadi bagian dari proses yang harus dilalui setiap atlet dalam menghadapi persaingan di level tertinggi.
“Asian Pool Championship selalu menghadirkan persaingan yang sangat ketat karena mempertemukan pemain-pemain terbaik Asia. Albert dan Johann telah menunjukkan permainan yang kompetitif sepanjang turnamen. Hasil ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Kami percaya pengalaman di level seperti ini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi kompetisi internasional berikutnya,” ujar Hendra Kurniawan.
Carabao Billiards Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan atlet melalui pembinaan yang berkelanjutan agar mampu bersaing secara konsisten di tingkat Asia maupun dunia.
Perjalanan di Asian Pool Championship 2026 memang telah usai, namun langkah Carabao Pro Team untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan berikutnya masih terus berlanjut. 🎱🇮🇩